KARAWANG-PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan langkah preventif dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol melalui penanganan pergeseran tanah di Off Ramp Karawang Barat 2 Ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan perjalanan pengguna jalan tetap berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Penanganan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi lereng yang dilakukan secara berkala. Sebagai langkah awal, JTT telah melaksanakan pembersihan area pada lokasi pergeseran tanah guna mendukung proses investigasi teknis lanjutan.
Selanjutnya, JTT melakukan soil investigation menggunakan metode borehole untuk mengetahui karakteristik tanah serta mengidentifikasi kedalaman dan pola pergerakan tanah di lokasi tersebut. Dari hasil investigasi, teridentifikasi dua titik lokasi pergerakan tanah yang menjadi fokus penanganan lanjutan.
Sebagai bagian dari upaya penguatan struktur lereng, JTT juga telah melaksanakan stake out guna menentukan rencana pembangunan saluran baru pada sisi luar serta kaki lereng (kaki slope) untuk meningkatkan sistem drainase. Rencana penanganan tersebut memanfaatkan area di luar Right of Way (ROW) dengan lebar sekitar ±4,5 meter dari batas ROW guna memastikan efektivitas pengendalian aliran air serta stabilitas tanah di sekitar lokasi.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan. Hingga 9 Februari 2026, pekerjaan penanganan awal berjalan sesuai dengan rencana dan terus berada dalam pengawasan intensif melalui inspeksi lapangan rutin.
VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa penanganan stabilitas lereng merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan masyarakat, khususnya di tengah kondisi cuaca dengan curah hujan yang masih cukup tinggi di sejumlah wilayah operasional. “Kami memahami bahwa kondisi curah hujan yang terjadi secara berkala dapat memengaruhi stabilitas tanah di beberapa titik infrastruktur jalan tol. Oleh karena itu, JTT melakukan pemantauan secara intensif serta penanganan teknis secara bertahap untuk memastikan lereng tetap stabil dan aman dilintasi. Bagi kami, setiap perjalanan pengguna jalan bukan sekadar mobilitas, tetapi juga tentang rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan berlangsung,” ujar Ria.
Ria menambahkan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian dan pengawasan berkelanjutan guna mengantisipasi potensi gangguan layanan sejak dini. “Petugas kami terus melakukan inspeksi rutin, khususnya pada area yang berpotensi terdampak kondisi cuaca. JTT berkomitmen untuk memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan secara optimal tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan maupun petugas di lapangan. Kami juga mengapresiasi perhatian serta partisipasi masyarakat yang turut membantu melalui penyampaian informasi kondisi jalan,” tambahnya.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, memperhatikan rambu lalu lintas serta arahan petugas, dan menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintas di sekitar area pekerjaan demi keselamatan bersama.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan informasi kepada pengguna jalan, JTT terus menyampaikan pembaruan kondisi lalu lintas melalui kanal resmi perusahaan. Informasi kondisi lalu lintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam 14080 serta aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.(*/Las)








