SEMARANG-Dalam menghadapi periode libur Idulfitri 1447H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan penuh operasional di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, yang dikenal sebagai gerbang strategis penghubung arus kendaraan dari wilayah Barat menuju Timur Pulau Jawa.
Sebagai simpul utama jaringan Jalan Tol Trans Jawa, GT Kalikangkung memiliki peran sentral dalam mendukung mobilitas jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran. Gerbang ini menjadi titik temu pergerakan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur, sekaligus pintu distribusi arus kendaraan kembali ke wilayah Barat.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa kesiapan GT Kalikangkung dilakukan secara komprehensif, mencakup kesiapan sistem transaksi, personel operasional, hingga pengaturan lalu lintas yang adaptif.
“GT Kalikangkung merupakan salah satu simpul terpenting dalam sistem jaringan Trans Jawa saat periode Idulfitri. Untuk itu, kami memastikan kapasitas layanan transaksi dalam kondisi optimal, baik di gerbang utama maupun pada gerbang satelit, sehingga dapat mengakomodasi peningkatan volume kendaraan secara maksimal,” ujar Ria.
Secara teknis, pada gerbang utama GT Kalikangkung mempunyai 8 gardu Exit dan 5 gardu Entrance yang seluruhnya dalam kondisi siap operasi. Sementara itu, pada akses Oblique Approach Booth (OAB) tersedia 10 gardu Exit dan 4 gardu Entrance guna mendukung kelancaran distribusi arus kendaraan, khususnya pada periode puncak mudik dan arus balik.
Selain optimalisasi jumlah gardu, JTT juga menyiapkan skema contingency plan berupa penambahan personel layanan transaksi, serta pengaturan antrean kendaraan secara dinamis sesuai dengan kondisi di lapangan dan diskresi Kepolisian.
Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara cepat dan terintegrasi.
Selain kesiapan transaksi, aspek keselamatan dan kenyamanan turut menjadi perhatian utama. Penataan jalur antrean, kesiapan rambu dan traffic cone, pengamanan area gerbang, hingga pengawasan kondisi perkerasan jalan dilakukan secara intensif untuk memastikan kelancaran perjalanan pengguna jalan.
“Momentum Idulfitri memiliki makna emosional yang mendalam bagi masyarakat. Kami memahami bahwa setiap perjalanan adalah bagian dari momen kebersamaan keluarga. Melalui kesiapan operasional di GT Kalikangkung sebagai gerbang strategis penghubung Barat–Timur Jawa, JTT berkomitmen menghadirkan layanan yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tambah Ria.
JTT mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, merencanakan waktu perjalanan dengan baik, menjaga kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Sebagai pengelola jaringan tol Trans Jawa, JTT terus berkomitmen menjaga keandalan infrastruktur dan kualitas layanan selama periode arus mudik dan arus balik Idulfitri, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dari Barat hingga Timur Pulau Jawa.(*/Las)








