JAKARTA-DPP HIPPI (Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) turut serta dalam Rapat Konsultasi Publik mengenai Rancangan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) tentang Industri Olahraga, yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) di THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa.
Forum ini menjadi ajang bagi berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan demi penguatan regulasi yang dapat mendukung kemajuan industri olahraga nasional.
Dalam diskusi yang melibatkan berbagai instansi pemerintah, DPP HIPPI diwakili oleh Monalisa Eka Shinta dan Kezia Lorensia, sementara sejumlah pengurus BAPORA DPP HIPPI lainnya mengikuti kegiatan ini secara daring melalui Zoom.
Monalisa Eka Shinta, yang juga merupakan salah satu perwakilan DPP HIPPI, dalam wawancaranya menyampaikan pentingnya integrasi dunia usaha dalam setiap kebijakan yang terkait dengan industri olahraga.
“Kami percaya bahwa kebijakan yang inklusif, seperti akses yang lebih adil terhadap fasilitas olahraga dan insentif fiskal bagi sponsor, akan menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi berkembangnya industri olahraga di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menekankan urgensi kejelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta perlunya sinkronisasi regulasi yang lebih baik untuk memastikan implementasi yang efektif.
Adapun Kementerian Perindustrian Republik Indonesia mengangkat isu pentingnya standar produk industri olahraga serta peralatan olahraga yang perlu diatur lebih rinci, untuk mencegah tumpang tindih kebijakan yang bisa menghambat perkembangan sektor ini.
DPP HIPPI juga mendorong agar adanya perlindungan terhadap SDM di dunia olahraga melalui standar kontrak kerja dan sertifikasi profesi.
“Untuk menciptakan ekosistem industri olahraga yang lebih profesional, kami mendorong adanya sertifikasi profesi di bidang olahraga dan perlindungan yang lebih kuat bagi para pelaku industri olahraga, baik itu atlet, pelatih, maupun pengelola liga,” kata Kezia Lorensia dalam kesempatan yang sama.
HIPPI juga mengusulkan agar ada kebijakan yang mengukur dampak ekonomi dari sektor olahraga, sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan masa depan yang lebih terarah dan berdampak positif pada perekonomian Indonesia.
Partisipasi aktif DPP HIPPI dalam forum ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung pengembangan industri olahraga yang lebih kuat, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.(**/Las)








