Untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, Jasa Marga turut menyiagakan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna menjaga kelancaran lalu lintas. Sarana prasarana lalu lintas juga diperkuat melalui penyediaan sekitar 18 ribu rubbercone serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas untuk mendukung penerapan manajemen lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Selain kesiapan armada dan personel, Jasa Marga juga meningkatkan layanan bagi pengguna jalan dengan menyiapkan 43 posko kesehatan di berbagai titik rest area.
Untuk mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol, Jasa Marga juga menyiagakan 470 personel on call serta 736 unit mobile reader sebagai alat bantu transaksi guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran.
Acara apel terpadu kemudian ditutup dengan parade kendaraan operasional yang menampilkan berbagai armada layanan jalan tol, mulai dari kendaraan patroli jalan raya, derek, ambulans, hingga kendaraan layanan operasional lainnya yang akan bertugas selama periode Lebaran.
Melalui kesiapan personel, armada layanan operasional yang andal, dukungan inovasi layanan berbasis teknologi, serta kolaborasi intensif bersama para pemangku kepentingan, Jasa Marga berkomitmen menghadirkan pelayanan prima (service excellence) sehingga perjalanan selama mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol.
Dengan semangat melayani sepenuh hati, Jasa Marga terus berupaya menghadirkan perjalanan penuh arti bagi pengguna jalan tol terutama saat momentum melonjaknya pergerakan masyarakat selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.(*/Las)








