Warga Rusunawa Tipar Cakung Jakarta Timur Sambut Gembira Gerakan Pangan Murah yang Digelar Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten  

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Rusunawa Tipar Cakung, Jakarta Timur sempat menjelaskan produk yang dijual kepada warga.

JAKARTA – Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang  kali ini  digelar di lingkungan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tipar Cakung Jakarta Timur. Warga sambut baik program ini karena  mempermudah mereka dalam mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

“Kegiatan GPM kali ini kami laksanakan di 19 Rusunawa di wilayah Jakarta. Salah satunya adalah Rusunawa Tipar, Cakung, Jakarta Timur,” kata Pemimpin Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten, Bambang Prihatmoko saat melakukan kegiatan GPM di Rusunawa Tipar Cakung, Jakarta Timur Minggu (03/08/2025). Kegiatan Gerakan pangan  murah ini sempat ditinjau Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Menurut Bambang, setiap rusun umumnya memiliki kelompok komunikasi penghuni atau grup tower via Wa sehingga  memudahkan distribusi pangan murah ini.

Pemimpin Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten, Bambang Prihatmoko.

“Di satu rusun bisa ada 1.000 kepala keluarga. Harapan kami seluruh penghuni bisa memanfaatkan GPM ini untuk mendapatkan beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, dan tepung dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasar,” ujarnya.

Program GPM sendiri  akan berlangsung hingga akhir tahun. Namun, jadwal pelaksanaannya akan menyesuaikan permintaan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag) maupun instansi pemerintah terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

“Target kita adalah memasifkan penyaluran dan penjualan beras SPHP ke masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Perluas Penjualan SPHP

Selain melalui GPM, Bulog juga memperluas penjualan SPHP melalui mitra pengecer atau pedagang beras di pasar rakyat.

“Mitra pengecer ini ada di dalam pasar rakyat maupun luar pasar rakyat. Yang di luar pasar rakyat merupakan outlet gerakan pangan murah atau RPK yang sudah diverifikasi,” kata Bambang.

Bambang menyebut, hingga Minggu (3/8/2025) pagi, Bulog telah menyalurkan lebih dari 100 ton beras SPHP untuk wilayah Jakarta dan Banten.

Sementara itu Ny. Ulfa dan Achi warga Blok Truing Indah mengaku sangat senang diadakannya pasar murah di lingkungan Rusun Tipar Cakung. Sebab harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding harga di warung atau mini market.

“Saya membeli gula pasir di sini cuma Rp 15.500 per kilo. Padahal kalo beli di warung atau mini market bisa mencapai bisa sampai 20 ribu. Begitu juga dengan minyak di sini cuma 17 ribu dan di warung bisa sampai 21 ribu< kata Ny. Ulfah.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ny. Eva yang membeli 2 plastik ukuran 5 kilogram. Di pasar murah Bulog satu plastik harganya cuma Rp 58 ribu. Padahal beras dengan kualitas dan ukuran yang sama harganya mencapai Rp 74 ribu.

“Jadi beras yang dijual Bulog ini murah banget. Per kantong plastik bedanya sampai Rp 16 ribu. Saya beli 2 kantong plastik berarti sudah menghemat Rp 32 ribu,” ujar Ny. Eva.

Ketua RT 01 RW 010, Rusunawa Tipar Cakung, Mario menyambuat baik digelarnya pasar murah di lingkungan tempat tinggalnya. Sebab langkah tersebut sangat membantu warganya yang mendambakan harga bahan pokok murah. (fs)

Pos terkait