BOGOR – Aksi jalanan brutal kembali memakan korban jiwa yang tidak bersalah. Seorang pemuda berusia 21 tahun berinisial MHF merenggang nyawa setelah menjadi korban salah sasaran dalam bentrokan bersenjata yang melibatkan tiga kelompok geng motor di kawasan Tanahsareal, Kota Bogor.
Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Sholeh Iskandar pada Minggu (14/6/2026) dini hari. Korban diketahui merupakan seorang pekerja di sektor Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Cikarang, Bekasi.
Kanit Reskrim Polsek Tanahsareal, Iptu Roy Siagian, menegaskan bahwa MHF sama sekali tidak terlibat dalam perselisihan antarkelompok tersebut. Malam itu, korban bersama sang adik kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian setelah menempuh perjalanan pulang dari tempat kerjanya.
“Korban murni salah sasaran. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dia baru saja pulang bekerja. Para pelaku menyerang secara membabi buta tanpa mengenal korban,” jelas Iptu Roy saat dikonfirmasi pada Senin (15/6/2026).
Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, bentrokan tersebut melibatkan tiga kelompok pemuda dari wilayah berbeda, yakni geng dari Cimanggu, Yasmin, dan Tanahsareal.
Merespons kejadian tersebut, aparat bergerak cepat dan langsung mengamankan tujuh orang untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan tiga orang di antaranya sebagai tersangka utama pembacokan, sementara empat lainnya berstatus sebagai saksi. Dua saksi diketahui ikut berada di lokasi saat tawuran, sedangkan dua saksi lainnya dilepaskan karena hanya bertemu pelaku setelah insiden.
“Saat ini sudah ada tiga pelaku pembacokan yang berhasil kami ringkus. Berdasarkan hasil pengembangan, total ada empat eksekutor penyerangan, sehingga satu orang lainnya kini berstatus buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” pungkas Roy.



